penyakit jantung (1)
November 4, 2025

Belum lama ini pesinetron muda bernama Hanna Kirana meninggal dunia pada Selasa (2/11/2025). Hanna meninggal karena penyakit jantung atau gagal jantung di usia yang masih sangat mudah, 18 tahun.

Ini merupakan bukan kejadian yang pertama kali. Banyak kejadian serupa dimana penyakit jantung kini sudah mulai menyerang mereka yang masih berusia muda. 

Penyakit jantung kini menyerang tanpa mengenal usia. Selama ini banyak yang mengira penyakit jantung hanya diderita orang tua. Tapi kenyataannya tidak demikian. Di Indonesia, hampir 27% kasus jantung terjadi pada kelompok usia di bawah 35 tahun. Satu fakta yang cukup mengkhawatirkan.

Baca juga : Bahaya Kanker Prostat, dan Cara Mencegahnya

 

Penyebab Penyakit Jantung

Apa sih yang menyebabkan penyakit jantung? Penyakit jantung terjadi karena aliran darah dari dan ke jantung tidak lancar atau bahkan berhenti sama sekali . Ini akibatnya tersumbatnya saluran atau pembuluh darah yang terhubung ke jantung.

Jantung memiliki beberapa jenis pembuluh, di antaranya yang terpenting yaitu pembuluh arteri yang menjadi saluran sirkulasi darah kaya oksigen ke semua organ dalam tubuh, termasuk jantung. Pembuluh arteri inilah yang sering mengalami penumpukan plak (akibat kolesterol) yang mengakibatkan sumbatan bagi aliran darah. Jadi darah yang mengandung oksigen ini hanya sedikit atau tidak sampai ke jantung, inilah yang membuat jantung melemah bahkan bisa berhenti bekerja atau disebut gagal jantung. Inilah yang menyebabkan kematian.

Gejala Ada Gangguan Jantung

Dari beberapa kasus kematian akibat penyakit jantung, disebutkan kebanyakan karena serangan jantung yang datang mendadak. Tapi sebenarnya ada beberapa gejala yang menjadi tanda bahwa sedang ada masalah dengan jantung. Secara alami tubuh akan memberikan sinyal ketika ada organ tubuh yang sedang bermasalah.

Beberapa tanda penyakit jantung yang harus diwaspadai antara lain :

  • Mudah Lelah

Jika belakangan ini Anda merasa lebih mudah lelah dari biasanya, bahkan tanpa alasan yang jelas, bisa jadi itu menjadi salah satu gejala penyakit jantung. Mereka yang berada dalam kondisi ini akan merasa lebih lemah dalam melakukan aktivitas fisik dibandingkan orang lain seusianya. Apalagi ternyata aktivitas yang dilakukan tergolong ringan, contohnya menaiki tangga, tapi sudah merasa lelah. Bahkan sering pingsan jika melakukan aktivitas fisik yang lebih menguras tenaga.

  • Sering Berkeringat Lebih

Sering mengalami munculnya keringat berlebih di beberapa area tubuh, seperti dada, punggung, telapak tangan ataupun telapak kaki? Bisa jadi itu tanda penyakit jantung yang sedang mengintai. Keringat berlebih ini tidak hanya karena habis melakukan aktivitas atau saat berada di cuaca terik, tapi juga kerap muncul kapan pun.

  • Sesak Napas

Ketika kerja jantung melemah akibat pasokan oksigen dalam darah yang berkurang, juga bisa berimbas pada gejala sesak napas. Ini karena jantung tidak bisa memompa darah secara maksimal. Tak jarang juga bisa disertai dengan gejala batuk dengan lendir berwarna putih atau merah muda.

  • Merasa Cemas

Penurunan kadar oksigen akibat kerja jantung yang tidak normal juga dapat memicu rasa cemas hingga insomnia. Dalam beberapa kasus, mereka yang mengalami serangan jantung kerap dihantui kecemasan dan masalah tidur. Bahkan berbagai studi juga menyebutkan adanya hubungan antara rasa kecemasan serius dan risiko penyakit jantung koroner.

  • Nyeri Dada

Rasa nyeri di dada menjadi gejala serangan jantung yang paling umum diketahui banyak orang. Apalagi jika rasa nyeri yang dirasakan menjalar hingga ke bahu leher, rahang atau lengan. Itu lebih mempertegas gejala dari serangan jantung.

  • Sakit Perut Tanpa Sebab

Akibat aliran darah yang tersumbat dan kurangnya oksigen dalam darah akibat kerja jantung yang melemah, bisa juga menimbulkan masalah sakit perut, mual hingga muntah-muntah. Rasa ini akan reda dengan beristirahat, tapi bisa kembali lagi tanpa diduga-duga. Ini yang membuat penderita terkecoh, karena mengira gangguan pencernaan biasa, ternyata tanda dari penyakit jantung.

  • Detak Jantung Kencang

Jika belakangan ini merasa jantung sering berdebar-debar tanpa sebab yang jelas, bisa jadi itu merupakan salah satu tanda penyakit jantung. Detak jantung biasanya akan terasa berdegup tak beraturan disertai dengan peningkatan jumlah denyut per menit.

  • Tekananan Darah Tinggi

Tekanan darah tinggi atau hipertensi juga menjadi salah satu tanda dari penyakit jantung. Meski biasanya gejala ini sering timbul pada orang tua, namun jika Anda yang masih berusia muda mengalami gejala ini, sebaiknya waspada terhadap serangan jantung.

  • Kolesterol Tinggi

Tingginya kadar kolesterol dalam darah merupakan awal dari serangan jantung. Gejala ini bahkan sudah dimulai sejak masa anak-anak. Peningkatan kadar kolesterol sudah bisa diketahui sejak anak berusia 9–11 tahun, dan kembali meningkat di usia 17–21 tahun.

Kadar kolestrol yang tinggi selain karena pengaruh dari makanan yang dikonsumsi, juga bisa karena faktor riwayat penyakit jantung orangtua, kegemukan, dan lainnya. Namun risiko kolesterol tinggi bisa diatasi dengan memerbaiki pola asupan makanan. Kurangi makanan yang mengandung lemak, karbohidrat dan gula berlebih. Perbanyak makanan yang mengandung protein, serat, vitamin dan mineral terutama dari sayur dan buah.

Baca juga : Kata Mereka Tentang Layanan Homecare 24

Jika ada anggota keluarga atau mungkin Anda sendiri yang terdeteksi terkena penyakit jantung, rajin-rajinlah untuk mengontrol dan merawat kondisi kesehatan. Jika ingin melakukan perawatan atau cek kesehatan di rumah, bisa dengan memanfaatkan layanan kesehatan dari Homecare24, seperti layanan Dokter, Perawat Medis, Perawat Lansia dan lainnya. Cukup pesan melalui app.homecare24.id.